KETIKA SEORANG ANAK BERCITA-CITA MENJADI SONG WRITER...

Hari Anak Nasional yang jatuh pada tanggal 23 Juli baru saja berlalu. Dan kemarin hari Jum'at 31 Juli 2015 Sisterhoodgigs session 10 baru saja di senggelarakan dengan tema Childhood Melody. Sebagai bentuk apresiasi terhadap Hari Anak Nasional juga sebagai bentuk cinta kepada anak-anak dan mengingat kembali masa anak-anak yang telah berlalu.

Dan lagu-lagu yang di bawakan di Sisterhoodgigs session 10 pun bertema tentang anak. Seperti lagu Ambilkan Bulan, Jangan Takut Gelap. Dan semalam pun tidak ketinggalan mantan penyanyi cilik Enno Lerian ikut memeriahkan acara Sisterhoodgigs session 10, membawakan dua lagu anak-anak miliknya yaitu Nyamuk Nakal & Dudidudidam. Sebelum Enno Lerian membawakan lagu Nyamuk Nakal, lagu ini sempat di bawakan oleh Kak Tere dan Kak Fia Fellow walaupun cuma setengah. Lagu ini di bawakan membuat saya mengingat kembali masa anak-anak dulu di mana lagu-lagu anak sangat mudah di dapatkan. Tidak seperti sekarang, Indonesia haus akan lagu-lagu anak. 

Kemeriahan Sisterhoodgigs session 10 ini euphorianya masih sangat terasa, jadi buat saya tidak bisa move on dengan masa anak-anak dulu.

Tapi, semalam ada seorang anak perempuan bernama Emlyn berusia kurang lebih 5/6 tahun yang menarik perhatian saya dan keluarga besar Sisterhoodgigs lainnya. Anak ini sangat aktif dan cerdas mudah beradapatasi pula. Emlyn tidak malu-malu, dia sangat percaya diri saat ikut bernyanyi di atas panggung bersama Kak Tere dan musisi-musisi lainnya.

Yang menarik dari Emlyn yaitu saat di tanya cita-citanya kalau sudah besar mau jadi apa dan dia menjawab cita-citanya ingin menjadi seorang "Song Writer". Jawaban cita-cita Emlyn polos ini menjadi pusat perhatian para musisi-musisi dan pengunjung Sisterhoodgigs di Paviliun 28 semalam.
Kebanyakan anak-anak seusia Emlyn, jika di tanya mengenai cita-citanya jika besar nanti selalu menjawab ingin menjadi Dokter, Guru, Polisi hingga menjadi seorang President.

Tapi tidak dengan Emlyn, jawaban Emlyn ini berbeda dari anak-anak seusianya. Bagaimana mungkin seorang anak berusia kurang lebih 5/6 tahun bisa menjawab cita-citanya ingin menjadi seorang "Song Writer", kalau bukan dari pengaruh musik yang telah di kenalkan ke dua orang tua Emlyn sejak dini. Dan semalam pun saya tertarik menanyakan hal yang sama kepada Emlyn mengenai cita-citanya. Apa Emlyn mengerti tentang "Song Writer"?, lalu Emlyn menjawab dengan lantang dan kepolosannya "iya tau, Song Writer itu Mengarang Lagu". jawaban Emlyn membuat saya kagum.

Sampai akhirnya saya bertanya ke Kak Tere, itu anak siapa? karena terlihat begitu dekat dengan Kak Tere. Kak Tere menjawab itu anak dari pengunjung, dan baru pertama kali bertemu dengan Kak Tere tapi sudah begitu akrab dan langsung nempel sama Kak Tere. Emlyn dengan saya pun beberapa kali kita bercanda bersama Michelle si anak ajaibnya Kak Fia Fellow.

Semalam selain ada Emlyn juga ada Michelle si anak ajaib usianya baru 2 tahun maskotnya Sisterhoodgigs. Tingkahnya sangat menggemaskan juga sangat aktif dan percaya diri. Michelle ini sudah terbiasa dengan dunia musik, karena kedua orang tuanya adalah orang yang berkecimpung di industri musik. Jadi tidak heran kalau melihat tingkah lucu menggemaskan Michelle itu adalah dampak positif dari musik yang sudah dia kenal sejak dalam kandungan.

Yup...memang benar, Musik mempunyai pengaruh positif terhadap perkembangan anak. Mulai meningkatkan kecerdasan otak anak, rasa percaya diri untuk berekspresi hingga bersosialisasi. Dalam sebuah penelitian membuktikan, seorang anak yang terbiasa mendengarkan musik sejak dini akan lebih berkembang kecerdasan emosional dan intelegensinya di bandingkan anak yang jarang mendengarkan musik.

Di negara-negara maju musik sudah masuk ke dalam kurikulum pelajaran wajib, karena mereka sudah membuktikan pengenalan musik sejak dini dapat meningkatkan kecerdasan anak dan anak pun menjadi lebih kreatif.

Dan Emlyn adalah salah satu contoh anak yang mendapatkan dampak positif dari musik yang telah dia kenal sejak dini. Karena cita-cita untuk menjadi "Song Writer" sudah tertanam sejak dini dan akan terekam hingga dia dewasa dan mewujudkannya. Tidak semua anak seperti Emlyn atau pun Michelle, karena mereka adalah anak-anak yang beruntung dapat mengenal musik sejak dini. 

Untuk para orang tua ketika seorang anak mengungkapkan cita-citanya menjadi seorang musisi, jangan pernah melarang untuk mewujudkannya. Berikan arahan yang baik dan positif tentang musik. Karena dengan cita-cita tersebut, anak itu sudah memiliki tujuan hidup di masa depannya.

Saya bangga dengan kedua orang tua Emlyn. Walaupun saya tidak mengenalnya tapi mereka adalah contoh orang tua yang baik dapat mengerti bakat anaknya tidak melarang malah mengajaknya datang ke Sisterhoodgigs untuk mengenal musik dan lagu-lagu anak lebih banyak lagi,

Buat para orang tua, berikan anak ruang dan kesempatan untuk mengenal musik. Karena musik bukanlah hal yang buruk untuk kehidupan masa depan. Tapi tetap dampingi anak saat sedang mendengarkan musik, lagu apa yang sedang di putar?

Karena saat ini keadaannya sangat memilukan, banyak orang tua yang bangga dengan anaknya yang masih kecil sudah hapal lagu-lagu orang dewasa yang seharusnya tidak baik untuk anak dengar kata-katanya.
Seperti contoh anak usia 3 tahun tapi sudah hapal lagu "Sakitnya tuh disini", ketika di suruh bernyanyi lagu anak-anak judulnya "Bintang Kecil" malah tidak hapal. Ini yang salah dari perkembangan musik di negara kita.

Jangan hilangkan karakter anak, biarkan anak itu tumbuh dengan musik dan lagu-lagu anak. Kembalikan lagu anak-anak untuk anak, jangan berikan anak-anak lagu cinta yang belum waktunya. Karena lagu anak-anak itu terdengar lebih ringan, tapi banyak pesan moral yang di sampaikan lewat lagu tersebut.

Semoga ke depannya, Kakak-Kakak di Sisterhoodgigs bisa mengembalikan kejayaan lagu-lagu anak dan membuat lagu-lagu untuk anak lebih banyak lagi. Agar musik di Indonesia tidak lagi haus akan lagu-lagu anak.

Yuk...sama-sama bangkitkan musik Indonesia, dan kenalkan musik kepada anak sejak dini...
Ajak anak datang ke Sisterhoodgigs setiap bulannya, mungkin adalah salah satu alternatif untuk untuk mengenalkan dunia musik kepada anak. Karena Sisterhoodgigs bukan untuk orang-orang dewasa saja yang ingin menikmati live music berkualitas, tapi juga tempat untuk anak mengenal musik lebih jauh lagi.

                   *Ini adalah keseruan Sisterhoodgigs session 10 #ChilhoodMelody 31072015

                                           Kak Dea Mirella, Evony Arti, Misi & Kak tERe
       

 Kak tERe, Kak Dea Mirella, Kak Enno Lerian & Kak Fia Fellow

                         Michelle si anak ajaibnya Kak Fia Fellow & Mas Daniel Samarkand

                                            Keluarga besar Sisterhoodgigs dengan Emlyn

Untuk info lebih jelasnya silahkan follow twitter @Sisterhoodgigs.



Comments