Sebelumnya saya tidak pernah tau apa itu "3 KATA AJAIB". Saya tau tentang "3 KATA AJAIB" ini dari idola saya (Kak Tere), ini adalah judul lagu yang beliau ciptakan dan di bawakan oleh penyanyi anak-anak waktu itu yang bernama Dara Swandana.
3 KATA AJAIB itu ternyata Tolong, Terimakasih, Maaf. Kata-kata yang sederhana namun sulit untuk di katakan oleh banyak orang. Apa lagi mereka yang menganggap dirinya benar sekalipun salah, pasti enggan mengatakan "Maaf".
Atau meminta seseorang untuk membantunya dan mengucapkan kata "Tolong" masih banyak yang melupakan kata tersebut. Malah terkadang menyuruh seseorang itu semaunya, tidak ada sopan santun seperti dia merasa orang yang paling tua atau pun dia memiliki jabatan tertinggi.
Terimakasih, kata-kata ini pun berat untuk di katakan. Dalam hal apapun, biasanya setelah kita mendapatkan bantuan seseorang kata "Terimakasih" ini di ucapakan. Tapi kadang masih banyak yang melupakan, makanya banyak ungkapatan seperti ini "tidak tau terimakasih".
Sebenarnya 3 Kata Ajaib ini adalah pendidikan dasar pada seorang anak. Sejak kecil kita sudah di ajarkan hal ini dari orang tua maupun di sekolah. Tapi orang dewasa itu yang lebih banyak melupakan pendidikan dasar tersebut. Apa lagi mereka yang menganggap dirinya hebat dan berkuasa, lebih terkesan sifat arogannya.
Tepat hari minggu kemarin saya bermain dengan keponakan-keponakan saya. Calista 9 tahun sudah kelas 4 SD, Keysha 8 tahun kelas 3 SD dan yang paling kecil Zivara 4 tahun baru masuk PAUD. Sudah beberapa hari saya berada di rumah nenek, baru hari minggu itu bisa bermain dengan keponakan-keponakan saya.
Di sela-sela kami bermain, saya bertanya tentang 3 Kata Ajaib ini pertama kali dengan Keysha. "Kak, tau ga 3 Kata Ajaib itu apa aja?" lalu Keysha menjawab "ga tau" sambil menggelengkan kepalanya. Lalu saya bertanya lagi "kalau habis melakukan kesalahan apa yang kamu lakukan?" Keysha cuma senyum terus menjawab "hmmm...bilang maaf" terus saya bertanya lagi "Kalau mau minta seseorang ambilkan sesuatu yang kita mau karena kita ga bisa mengambilnya, apa yang harus di ucapkan?" di pertanyaan ini Keysha tidak bisa menjawab, dia cuma senyum-senyum saja. Lalu saya yang meneruskannya "Kalau menyuruh seseorang harus di biasakan mengucapkan kata tolong, kalau habis di tolong apa yang harus di ucapkan?" dengan cepat Keysha menjawab "Terimakasih". Lalu menjelaskan bahwa 3 KATA AJAIB itu adalah Tolong, Terimakasih, Maaf, jangan sampai lupa hal itu.
Hal yang sama pun saya tanyakan kepada Calista, sama dengan Keysha tidak bisa menjawab di pertanyaan kata "Tolong". Saya tanyakan hal ini satu persatu, sengaja biar tidak mencontek jawabannya. Saya sempat bertanya "apa di sekolah ga pernah di ajarkan hal ini?" lalu Calista menjawab "hmmm...ga biasa aja". Selesai bertanya dengan Calista lalu saya bertanya pada Zivara "Dede, di sekolah belajar apa aja?" lalu Zivara menjawab "banyak" lalu saya bertanya hal yang sama kepada Zivara dan semua jawabannya adalah " ga tau, tante".
Orang tua sangat berperan untuk mengajarkan hal ini selain pihak sekolah. Meskipun 3 Kata Ajaib yang di maksud itu sederhana, tapi tidak sederhana dalam penerapan kehidupan sehari-hari, karena banyak orang dewasa sekalipun yang lupa dengan kata-kata tersebut.
3 KATA AJAIB adalah pendidikan moral paling dasar yang harus di tanamkan sejak dini kepada anak. Karena dengan yang dasar ini anak akan mengerti untuk bisa saling menghargai dengan orang lain. Selain itu 3 Kata Ajaib ini juga mengajarkan anak untuk menjaga sopan santunnya hingga dewasa. Dan anak tidak akan menjadi arogan. Jika salah tidak sungkan mengatakan "Maaf", jika ingin sesuatu dan perlu bantuan orang lain tidak lupa dengan mengatakan kata "Tolong" dan setelah itu mengucapkan "Terimakasih".
Dan belum lama saya pun sempat mengalami kejadian di sebuah angkot ada dua anak sekolah, mereka pelajar SMP. Salah satu dari mereka menginjak kaki saya dengan keras, sakit sekali. Tapi tidak mengatakan "Maaf" atas tindakan ketidaksengajaan tersebut. Sama sekali tidak peduli, saya memperhatikan anak itu dan dia menatap saya. Kita sama-sama tau apa yang terjadi. Di kejadian ini saya jadi teringat "3 KATA AJAIB" sebuah lagu yang di ciptakan Kak Tere, sederhana tapi memiliki pesan moral yang sangat besar.
3 KATA AJAIB telah menginpirasi saya untuk membuat suatu tempat singgah bagi anak-anak usia dini dengan menerapkan 3 KATA AJAIB sebagai modul utama. Suatu hari nanti...
Mari sama-sama kita ajarkan hal yang terlihat sederhana ini kepada anak-anak, dengan memberikan contoh dari diri kita terlebih dahulu sebagai orang dewasa.
3 KATA AJAIB itu ternyata Tolong, Terimakasih, Maaf. Kata-kata yang sederhana namun sulit untuk di katakan oleh banyak orang. Apa lagi mereka yang menganggap dirinya benar sekalipun salah, pasti enggan mengatakan "Maaf".
Atau meminta seseorang untuk membantunya dan mengucapkan kata "Tolong" masih banyak yang melupakan kata tersebut. Malah terkadang menyuruh seseorang itu semaunya, tidak ada sopan santun seperti dia merasa orang yang paling tua atau pun dia memiliki jabatan tertinggi.
Terimakasih, kata-kata ini pun berat untuk di katakan. Dalam hal apapun, biasanya setelah kita mendapatkan bantuan seseorang kata "Terimakasih" ini di ucapakan. Tapi kadang masih banyak yang melupakan, makanya banyak ungkapatan seperti ini "tidak tau terimakasih".
Sebenarnya 3 Kata Ajaib ini adalah pendidikan dasar pada seorang anak. Sejak kecil kita sudah di ajarkan hal ini dari orang tua maupun di sekolah. Tapi orang dewasa itu yang lebih banyak melupakan pendidikan dasar tersebut. Apa lagi mereka yang menganggap dirinya hebat dan berkuasa, lebih terkesan sifat arogannya.
Tepat hari minggu kemarin saya bermain dengan keponakan-keponakan saya. Calista 9 tahun sudah kelas 4 SD, Keysha 8 tahun kelas 3 SD dan yang paling kecil Zivara 4 tahun baru masuk PAUD. Sudah beberapa hari saya berada di rumah nenek, baru hari minggu itu bisa bermain dengan keponakan-keponakan saya.
Di sela-sela kami bermain, saya bertanya tentang 3 Kata Ajaib ini pertama kali dengan Keysha. "Kak, tau ga 3 Kata Ajaib itu apa aja?" lalu Keysha menjawab "ga tau" sambil menggelengkan kepalanya. Lalu saya bertanya lagi "kalau habis melakukan kesalahan apa yang kamu lakukan?" Keysha cuma senyum terus menjawab "hmmm...bilang maaf" terus saya bertanya lagi "Kalau mau minta seseorang ambilkan sesuatu yang kita mau karena kita ga bisa mengambilnya, apa yang harus di ucapkan?" di pertanyaan ini Keysha tidak bisa menjawab, dia cuma senyum-senyum saja. Lalu saya yang meneruskannya "Kalau menyuruh seseorang harus di biasakan mengucapkan kata tolong, kalau habis di tolong apa yang harus di ucapkan?" dengan cepat Keysha menjawab "Terimakasih". Lalu menjelaskan bahwa 3 KATA AJAIB itu adalah Tolong, Terimakasih, Maaf, jangan sampai lupa hal itu.
Hal yang sama pun saya tanyakan kepada Calista, sama dengan Keysha tidak bisa menjawab di pertanyaan kata "Tolong". Saya tanyakan hal ini satu persatu, sengaja biar tidak mencontek jawabannya. Saya sempat bertanya "apa di sekolah ga pernah di ajarkan hal ini?" lalu Calista menjawab "hmmm...ga biasa aja". Selesai bertanya dengan Calista lalu saya bertanya pada Zivara "Dede, di sekolah belajar apa aja?" lalu Zivara menjawab "banyak" lalu saya bertanya hal yang sama kepada Zivara dan semua jawabannya adalah " ga tau, tante".
Orang tua sangat berperan untuk mengajarkan hal ini selain pihak sekolah. Meskipun 3 Kata Ajaib yang di maksud itu sederhana, tapi tidak sederhana dalam penerapan kehidupan sehari-hari, karena banyak orang dewasa sekalipun yang lupa dengan kata-kata tersebut.
3 KATA AJAIB adalah pendidikan moral paling dasar yang harus di tanamkan sejak dini kepada anak. Karena dengan yang dasar ini anak akan mengerti untuk bisa saling menghargai dengan orang lain. Selain itu 3 Kata Ajaib ini juga mengajarkan anak untuk menjaga sopan santunnya hingga dewasa. Dan anak tidak akan menjadi arogan. Jika salah tidak sungkan mengatakan "Maaf", jika ingin sesuatu dan perlu bantuan orang lain tidak lupa dengan mengatakan kata "Tolong" dan setelah itu mengucapkan "Terimakasih".
Dan belum lama saya pun sempat mengalami kejadian di sebuah angkot ada dua anak sekolah, mereka pelajar SMP. Salah satu dari mereka menginjak kaki saya dengan keras, sakit sekali. Tapi tidak mengatakan "Maaf" atas tindakan ketidaksengajaan tersebut. Sama sekali tidak peduli, saya memperhatikan anak itu dan dia menatap saya. Kita sama-sama tau apa yang terjadi. Di kejadian ini saya jadi teringat "3 KATA AJAIB" sebuah lagu yang di ciptakan Kak Tere, sederhana tapi memiliki pesan moral yang sangat besar.
3 KATA AJAIB telah menginpirasi saya untuk membuat suatu tempat singgah bagi anak-anak usia dini dengan menerapkan 3 KATA AJAIB sebagai modul utama. Suatu hari nanti...
Mari sama-sama kita ajarkan hal yang terlihat sederhana ini kepada anak-anak, dengan memberikan contoh dari diri kita terlebih dahulu sebagai orang dewasa.
Comments
Post a Comment