Sudah cukup lama
ternyata tidak menulis di blog sendiri. Terasa jenuh juga, 1 bulan lebih tema
yang gue tulis tidak terlepas dari tumbuh kembang anak, ibu hamil, kesehatan,
program diet, tour & travel, dll. Belum lagi harus kejar-kejaran dengan deadline.
Huft....Perlu penyegaran untuk menulis lagi, biasanya kalau sudah mulai bosan,
musik adalah satu-satunya yang bisa menenangkan jiwa dan pikiran.
Jadi, apa yang
mau gue tulis lagi di blog? Musik?
Jujur, sebenarnya
selama beberapa bulan ini gue tertarik pingin ‘ngulik’ tentang Apel Band, cuma
ada beberapa kesulitan untuk menulis tentang girl band kota Malang yang satu
ini. Bukan karena sumber atau yang lainnya, tapi kesempatan waktu untuk menulis
tentang mereka yang susah.
Gue tidak
mengikuti karir bermusik mereka sejak awal muncul di industri musik dalam
negri, pertama kali gue tau tentang Apel Band itu di acara Sisterhoodgigs
acoustic session 5 tahun 2015 lalu yang diselenggarakan di Sektor 9 Bistro,
Bintaro, milik Aqi Alexa. Tapi, sayangnya gue waktu malam itu datang ke acara
Sisterhoodgigs tidak sampai selesai, jadi gue tidak melihat perform band yang
seluruh personilnya ini adalah perempuan. Terus, gimana kok bisa gue pingin ‘ngulik’
Apel Band?
Oke, selang dari
Sisterhoodgigs acoustic session 5, beberapa kali gue punya kesempatan ketemu
langsung dengan Rya dan Mizthree Apel Band di acara Siterhoodgigs session
berikutnya. Dua personil Apel Band ini memang yang paling sering ikut
berkontribusi di Sisterhoodgigs, tapi gue lebih banyak punya kesempatan
‘ngobrol’ sama Rya Apel, sang drumer.
Sampai akhirnya
pada acara Sisterhoodgigs 1st Anniversary yang jatuh pada tanggal 28 Oktober
2015 di Street Galleri Pondok Indah Mall 2, Apel Band menjadi salah satu musisi
yang ikut meramaikan acara ulang tahun Sisterhoodgigs bersama musisi perempuan
lainnya, baik yang senior hingga junior, semua musisi perempuan Indonesia
berkumpul di acara Sisterhoodgigs. Hmmm...kayaknya gue tidak perlu menulis
panjang lebar tentang Sisterhoodgigs, karena kalau gue sudah mulai menulis dan
bercerita tentang Sisterhoodgis itu tidak akan ada habisnya, nanti ujungnya
pasti malah jadi bercerita tentang Kakak Idola gue...hahaha. Tapi kalau mau tau
tentang Sisterhoodgigs, silahkan buka tulisan gue yang sebelumnya http://kikiterenity.blogspot.co.id/2015/03/sisterhoodgigs-bangkitnya-musisi-cewek.html
& http://kikiterenity.blogspot.co.id/2015/10/happy-1st-anniversary-of-sisterhoodgigs.html .
Di acara ulang
tahun Sisterhoodgigs itu pertama kali gue melihat perform Apel Band dengan
formasi personil yang lengkap. Personil
Apel Band itu ada Asther (Vocal), Tyty (Guitar), Ofi (Guitar), Okta
(Bass), Mizthree (Keayboad), dan
Rya (Drum).
Girl Band asal
kota Malang ini mengusung genre musik “pop candy”. Awalnya gue kira Apel Band
ini baru berdiri sekitar 3-5 tahun, ternyata perkiraan gue salah. Apel Band
terbentuk pada tahun 2007, berarti umur girl band ini sudah lebih dari 5 tahun
ya...hehehe, tepatnya 9 tahun band ini sudah malang melintang di panggung musik Indonesia. Sebelumnya nama girl band ini adalah Paprica, seiring
berjalannya waktu, terjadilah beberapa kali perubahan nama mulai dari Apel G
hingga sekarang band ini telah mantap berdiri dengan nama Apel Band. Kota
Malang memang sangat identik dengan buah apel, mungkin itu pula yang menjadi
alasan mereka mengganti namanya menjadi Apel, alasan lainnya karena banyak
orang yang merasakan kesulitan untuk mengucapkan Apel G (baca : Apel Ji). Apel
Band resmi bergabung dengan label Nagaswara pada tahun 2008.
Sebelum gue menulis tentang Apel Band, bulan desember 2015 kemarin ada yang bertanya sama gue. Dia bilang "Apel G sama Apel Band itu sama gak?''. Waktu itu gue juga belum begitu paham tentang Apel G, yang gue tau cuma Apel Band, tapi gue jawab sekenanya saja "Iya sama. Sama-sama Apel". Hehehe
Berbicara tentang
karya musik, saat ini Apel Band sedang sibuk promo single terbaru mereka yang
berjudul “Karma Cinta”. Apa sih yang menarik dari Apel Band?
Yang menarik dari
girl band asal kota Malang ini adalah musik yang mereka kemas itu berbeda,
dengan genre musik “pop candy” mereka menawarkan musik pop dengan berbagai
macam rasa, jadi lagu-lagu yang mereka bawakan tidak hanya lagu cinta yang
mendayu-dayu saja. Selain itu, kualitas musik Apel Band juga sudah dapat
diperhitungkan. Apa lagi saat ini band yang seluruh personilnya perempuan di
Indonesia itu belum terlalu banyak. Kalau vokalis perempuan sih banyak, cuma perempuan yang bermain
alat musik di band itu masih kurang. Aksi panggung Apel Band juga tidak kalah
kerennya dengan band-band cowok.
Untuk lagu “Karma
Cinta” yang diciptakan oleh Yogi “Gaijin” salah satu lagu Apel Band yang gue
tau, lagu ini gue suka banget. Lagu “Karma Cinta” tidak hanya dibalut dengan
unsur musik pop saja, tetapi di lagu ini juga ada sentuhan musik rock-nya. Dan
yang paling gue suka adalah di bagian lead gitarnya, ‘ngesoul’ gitu
deh...karakter vokalnya Asther juga kuat banget.
Nama mereka di belantika musik Indonesia mungkin belum semua orang mengetahuinya, tetapi buat gue, Apel Band ini cukup menginspirasi, itu alasan kenapa gue ingin menulis tentang mereka.
Sejauh ini yang
gue perhatikan, Apel Band bisa bertahan hingga saat ini dengan karyanya bukan
dengan gosip-gosip yang tidak jelas seperti kebanyakan band-band baru yang
lebih menonjolkan sensasi dari pada prestasi demi masuk televisi dan dikenal
oleh masyarakat luas. Gue cukup salut dengan Apel Band, karena selain bermusik
para personilnya juga tetap mementingkan pendidikan. Rya sang drumer, selain
bermusik dengan Apel Band, dia juga seorang dosen di salah satu universitas di
Tangerang Selatan.
Kalau ingin
mengetahui detail tentang Apel Band, silahkan kunjungi websitenya http://apelband.com . Jangan lupa, beli lagu-lagunya Apel
Band yang original jangan yang bajakan yaa....

Comments
Post a Comment